SEKILAS INFO
27-09-2021
  • 10 bulan yang lalu /   Pengembangan potensi peserta didik sebagaimana dimaksud dalam tujuan pendidikan nasional tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang merupakan salah satu kegiatan dalam program kurikuler. Kegiatan ekstrakurikuler adalah program kurikuler yang alokasi waktunya tidak ditetapkan dalam kurikulum. Kegiatan ekstrakurikuler merupakan perangkat operasional (supplement dan complements) kurikulum, yang perlu disusun dan dituangkan dalam rencana kerja tahunan/kalender...
  • 1 tahun yang lalu / PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) SMK NEGERI 3 BANYUMAS 2020/2021
11
Feb 2021

Penulis : Makhmud Surani. S.Pd.

Belajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. Memasuki Tahun 2020 seluruh dunia mengalami perubahan dalam tatanan kehidupan karena adanya pandemi Covid-19. Seluruh di beberapa tempat mengalami sosial besar, sehingga dipastikan kegiatan yang melibatkan orang tidak dapat dilaksanakan.

Begitupun di dunia pendidikan. Dampak yang sangat signifikan adalah aktivitas pembelajaran yang sudah pasti melibatkan interaksi antara guru dan siswa. Dimana proses pembelajaran menjadi terhambat karna sekolah tidak dapat melakukan proses pembelajaran secara tatap muka.

Pendidikan seni merupakan usaha sadar untuk mempersiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran dan atau latihan agar menguasai kemampuan berkesenian sesuai dengan peran yang harus dimainkannya (Soeharjo, 2021, hal.13). Masalah yang dihadapi dalam pendidikan musik membentuk sebuah ekosistem yang saling terkait satu sama lain. Salah satunya adalah aspek rasa yang akan berbeda ketika peserta didik saling berinteraksi secara langsung.

Dalam kebijakan pemerintah terkait sosial, guru harus selalu menyesuaikan model pembelajarannya, serta media yang digunakan dalam proses pembelajarannya. Berikut adalah beberapa media pembelajaran yang digunakan di SMK Negeri 3 Banyumas; (1) Microsoft Team, (2) WhatsApp, (3) YouTube berupa Video pembelajaran, dan (4) Google Meet.

Dalam proses pembelajaran berani, penting untuk menambahkan pesan edukatif kepada orang tua dan peserta didik, tentang pentingnya menjaga kesehatan protokol. Beberapa guru di SMK Negeri 3 Banyu

mas mengaku, jika pembelajaran berani ini tidak seefektif kegiatan pembelajaran konvensional atau tatap langsung, karena beberapa materi harus dijelaskan secara langsung dan lebih lengkap, apalagi jika itu berkaitan dengan praktik. Pengalaman berdasarkan pengalaman penulis (Makhmud) secara berani, sistem ini lebih efektif untuk memberi penugasan, jadi lebih cocok jika diterapkan dengan pembelajaran berbasis projek (Project Based Learning).

Guru harus mampu membuat model dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakter peserta didiknya. Penggunaan beberapa aplikasi pada pembelajaran berani sangat membantu guru dalam proses pembelajaran ini. Guru harus terbiasa mengajar dengan memanfaatkan media berani kompleks yang harus dikemas dengan efektif, mudah diakses, dan dipahami oleh peserta didik.

Dengan demikian guru dapat merancang dan mendesain pembelajaran yang ringan dan efektif, dengan memanfaatkan perangkat atau media pembelajaran yang tepat dan sesuai materi yang diajarkan. Keberhasilan guru dalam melakukan pembelajaran berani pada situasi pandemi Covid-19 ini adalah kemampuan guru dalam merancang metode pembelajaran dengan memanfaatkan berbagai aplikasi dan media yang ada. Dengan demikian, pembelajaran berani sebagai solusi yang efektif dalam pembelajaran dari rumah guna memutus rantai penyebaran Covid-19 ini menjadi lebih efektif.

Semoga Pandemi ini segera berlalu, sehingga proses pembelajaran dapat t

erlaksana seperti semula dengan kehadiran guru dan peserta didik yang saling berinteraksi secara langsung, dengan tetap memanfaatkan teknologi yang sudah dipelajari pada saat pandemi ini.